Jusuf Kalla Sarankan Jokowi Tak Lakukan Pertemuan dengan Prabowo  Sebelum Ada Kesepakatan Nasional...

Ahad, 21 April 2019 | 14:42:15 WIB
Jusuf Kalla

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Soal rencana Jokowi temui Prabowo, Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla ( JK) beri saran agar calon presiden petahana tak melakukannya.

Jusuf Kalla menyarankan agar Jokowi fokus terhadap pekerjaannya apa adanya dan tak perlu menemui Prabowo hingga hasil Pemilu 2019 keluar.

Dalam keterangannya, Jusuf Kalla justru mempunyai sebuah kekhawatiran jika keduanya benar-benar bertemu dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, Joko Widodo sempat mengatakan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Prabowo Subianto untuk menjaga situasi politik tetap baik dan menjadi contoh bagi masyarakat umum.

Meski Joko Widodo menginginkan pertemuan dengan rivalnya, Prabowo Subianto, JK ternyata mempunyai pendapat yang berbeda terkait rencana pertemuan itu.

Pendapatnya tersebut dijelaskan oleh JK dalam wawancaranya bersama dengan BeritaSatu, Jumat (19/4/2019).

Dikutip dari channel YouTube BeritaSatu, Jumat (19/4/2019), JK awalnya dimintai tanggapan soal usulan-usulan pertemuan Jokowi dan Prabowo untuk mendinginkan situasi politik.

"Ya pasti, pasti tapi justru itu kita hindari, lebih baik Pak Jokowi fokus bekerja apa adanya kembali, dan menunggu hasilnya," kata JK.

"Bahwa Pak Prabowo punya pendapat yang berbeda juga, ya silahkan saja," tambahnya.

JK menilai, pasca-pemilu, psikologi keduanya masih mudah berubah-ubah, ditambah lagi hasil perolehan suara yang sudah menimbulkan banyak polemik.

"Saya kira masalah psikologi dan juga perlu dijaga kondisi biasa, karena kedua tokoh ini Pak Prabowo, Pak Jokowi berbeda cara," terang JK.

"Pak Jokowi kan lebih kalem, Pak Prabowo kan meledak-ledak, takut kalau nanti berbeda pendapat, berbeda pandangan sebelum adanya kesepakatan nasional," tambahnya.

Namun menurut  JK, pertemuan itu tidak dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Tapi pasti pada akhirnya juga akan ketemu," kata JK.

Ditambahkan oleh JK, momen keharmonisan kedua kandidat calon presiden itu sudah beberapa kali terekam dan disaksikan oleh publik.

"Sama seperti waktu debat, waktu debat debat, setelah itu peluk-pelukan, ini juga mudah-mudahan berakhir seperti itu," tambah JK.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi, Joko Widodo sempat menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan Prabowo Subianto setelah pemilu.

Dikutip dari wawancara khusus Joko Widodo di channel YouTube metrotvnews, Kamis (18/4/2019), ungkapan tersebut disampaikan Jokowi saat ditanyai niatannya mendinginkan suasana pasca-pemilu.

"Ya kalau saya semakin cepat bisa bertemu semakin baik, saya sudah mengutus seseorang untuk meminta pada Pak Prabowo-Sandi untuk bertemu mendinginkan suasana," terang Jokowi.

"Ini pemilunya sudah selesai kita menunggu perhitungan suara di KPU, kalau kita ketemu kan lebih baik," tambahnya dilansir dari tribunnews.

Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya sudah beberapa kali mengingatkan soal hubungan antara dirinya dengan Prabowo Subianto.

"Kan sudah saya sampaikan beberapa kali di debat pun, jangan sampai putus silaturahmi jangan sampai putus persahabatan kita, jangan sampai putus persaudaraan kita," tegas Jokowi.

"Selalu saya sampaikan itu, karena sekali lagi, ini dalam rangka sebuah proses demokrasi dan negara sebesar Indonesia ini menjadi sorotan negara-negara lain," tambahnya.(R04)

Terkini